Minggu, 05 Februari 2012

RIWAYAT DAN GARIS BESAR PEMIKIRAN YANG MEMPENGARUHI MARX SERTA AJARAN MARXISME

OLEH:Muhammad Ariq Andarmesa




A.Riwayat hidup Karl Marx

Karl Marx lahir di kota Trier,Jerman pada tanggal 5 mei 1918,dari keluarga yahudi.Ayahnya seorang advokat yang cukup mapan kehidupanya.Pada tahun 1835 Marx pergi ke Bonn sebagai mahasiswa dalam bidang Ilmu Hukum,kemudian ia pindah ke Berlin untuk belajar Kesastraan,sejarah dan Filsafat.selama di berlin ia berhubungan dengan Kaum Hegelian Kiri.

Pada tahun 1842,Marx Muda memperoleh gelar Doktor di Universitas Jena.kemudian ia menjadi wartawan pada majalah Rheinische Zeitung yang setahun kemudian dilarang beredar oleh pemerintah Jerman.pada tahun 1843 Marx pindah ke Paris.di Paris ia menjadi redaktur german-french yearbooks.di Paris Marx berjumpa dengan kawan seperjuanganya hingga akhir hayatnya yaitu Engels.pada tahun 1845 Marx diusir dari Paris.ia pergi ke Brussel,kemudian ia pergi ke London.di London Marx menghabiskan waktunya untuk belajar dan menulis tentang Filsafat,Sejarah dan Revolusi lalu ia juga aktif dengan gerakan buruh Sosialis inggris.Marx hidup dalam keadaan yang menyedihkan ia ditolong oleh sahabatnya yaitu Engels.lalu dari engels lah Marx belajar betapa pentingnya peranan faktor ekonomi dalam perkembangan masyarakat sehingga Marx mulai belajar teori-teori ekonomi.



Marx dan Engels baik sendiri maupun bersama telah menerbikan sekitar 40 jilid Karya Ilmiah.keseluruhan karya mereka yang terkenal adalah seperti german ideology,critique of hegel philosophy of law,economic and philosophy manuscripts,communist manifesto dan das kapital.Marx meninggal dunia pada tahun 1883 lalu selanjutnya berbagai karya yang belum ia selesaikan diselesaikan oleh sahabatnya Engels.

B.Latar belakang pemikiran Karl Marx

Marx hidup setelah dua revolusi besar yaitu setelah revolusi Industri Inggris dan revolusi Kelas Borjuis Perancis.revolusi Borjuis di Perancis membuat Kelas Borjuis berkuasa atas kekuasaan politik dan ekonomi yang sebelumnya hanya dikuasai oleh para bangsawan-bangsawan Monarki Perancis.lalu akibat dari revolusi Industri perkembangan Kapitalis sangat cepat sekali sehingga menimbulkan jurang antara Kelas Kapitalis yang menguasai alat produksi dan Rakyat pekerja yang tenaga nya hanya diperas untuk keperluan sang Kapitalis itu tanpa memperdulikan yang lainya.

Dalam keadaan sosial yang seperti itu Marx bangkit dengan pikiran-pikiran yang penuh kritik terhadap keadaan sosial yang semaki ruwet.Rakyat miskin dihisap dan ditindas oleh dua pihak yaitu dikota ia ditindas oleh para Kapitalis sedangkan di desa mereka ditindas oleh para tuan-tuan tanah .Marx terpengaruh oleh pemikir Sosialis utopia sebelumnya seperti hegel yang ia ambil ajaranya itu berupa Dialetika,lalu Fuerbach yang ia ambil ajranya itu berupa Materialismenya serta Babeuf yang percaya bahwa untuk mengubah keadaan sosial itu harus melalui sebuah revolusi dan semua kekuatan ekonomi baik politik dan ekonomi dikuasai oleh negara.dari pembelajaranya atas pemikir pemikir Sosialis utopia itu ia menampilkan dua senjata untuk mengatasi keadan sosial itu dengan Perjuangan kelas dan revolusi menggunakan metode Materialisme Dialetika dan Historisnya.hal ini tercermin dalam karyanya Tesis untuk Fuerbach keXI "Kaum Filsuf hingga saat ini  hanyalah menafsirkan Dunia ini dengan berbagai cara,tapi yang terpening itu adalah mengubahnya".Dengan demikian Marx mengutamakan perubahan kedaan sosial melalui revolusi untuk menyelamatkan rakyat pekerja serta rakyat kecil lainya dari segala bentuk ekslploitasi yang merantai mereka dan bertujuan untuk membangun surga di Dunia ini dimana seluruh manusia dapat hidup bahagia,makmur dan adil.


C.Pengaruh Hegel

Semasa belajar di Berlin Karl Marx mendapat pengaruh yang kuat dari paham pikiran Hegel yaitu paham Dialetikanya .tetapi Marx juga mengkritik hegel dengan tajam.titik tolak filsafat Hegel adalah ROH sebagai proses perkembangan dari sesuatu.Roh adalah awal dari suatu dan juga merupakan satu-satunya kenyataan.dengan demikian bahwa segala sesuatu yang ada dapat dikatakan itu merupakan bentuk penampilan roh.menurut Hegel realitas itu bukanlah suatu bentuk yang statis,melainkan berkembang,mengasingkan diri,menemukan diriya sendiri kembali,menyadari diri melalui taraf-taraf Dialektis yang semakin mendalam.realitas subjek itu dibelakang realitas alam,manusia,masyarakat dan pemikiran individu sosial berlangsunglah proses pernyataan diri roh alam semesta.

Istilah dialetika pada umumnya menunjukan suatu proses dimana pertentangan-pertentangan dapat dihilangkan.pertentangan itu dapat terletak dalam pikiran dan dalam kenyataan.maka metode dialetika gunanya ialah untuk memahami dialetika kenyataan.berpikir dialetik itu sendiri termasuk jalanya perkembangan roh secara dialetik.pemahaman dialetik ini adala suatu proses kenmyataan diamana tidak statis namun berkembang secara dinamis maka dari itu keluar lah istilah thesis,antitesa dan sintesa.

namun paham dialetikanya Hegel meyakini bahwa semua realitas yang ada di dunia ini adlah ekspresi penampilan dari roh pemikiran tersebut namun Karl Marx dengan cerdik menjungkir balikan istilah itu bahwa semua itu adalah kenyataan material seperti katanya"Bukan kesadaran yang menetukan keadaan sosial dunia ini namun keadaan sosial lah yang menentukan kesadaran manusia di dunia".artinya Dunia Material yang direfleksikan ide manusia dan diterjemahkan kedalam bentuk-bentuk pemikiran yang dapat mengubah dunia ini.dari keterangan ini kita mendapatkan pengetahuan bahwa  yang berkembang secara dialetik itu bukan roh,melainkan keadaan sosial masyarakat.



D.Pengaruh Fuerbach

Fuerbach belajar filsafat kepada Hegel di Berlin,tetapi ia meninggalkan paham Idealisme Hegel,namun metode Dialetiknya tetap dianut.Idealisme Hegel diputar oleh Fuerbach dengan"Manusia memiliki kesadaran karena adanya suatu obyek(kondisi rill),keadaran tentang obyek adalah pengetahuan manusia itu sendiri".fuerbach memutar filsafat Hegel menjadi bukan roh yang berkembang melainkan materi lah yang berkembang.yang disebut kenyataan itu ialah materi dan manusia.namun dalam pandangan materialisme nya Fuerbach gerak dan perkembangan materi dipengaruhi oleh faktor luar sedangkan menurut Marx gerak dan perkembangan materi ditentukan oleh faktor dalam yaitu materi itu sendiri.Fuerbach telah berpengaruh terhadap pemikiranya Marx dengan materialisme.

E.Pandangan Matang Karl Marx Dengan Ajaranya Marxisme

Dalam garis besar pemikiranya Karl Marx Manusia menurut beliau adalah manusia yang kongkrit,yaitu orang orang yang hidup pada zaman tertentu dan sebagai anggota masyarakat tertentu serta dipengaruhi oleh keadaan masyarakat dimana mereka tinggal.maka manusia disebut makhluk sosial karena ia hanya hidup dan dapat bekerja dalam suatu tata masyarakat yang ia jumpai waktu lahir dan dibesarkan.untuk dapat mempertahankan hidup manusia harus bekerja mengubah alam dan menciptakan suatu lembaga sosial dan melalui lembaga sosial itu sendiri mereka dibentuk.maka manusai dan alam,manusai dan keadaan sosial harus dihubungkan dengan lainya secara dialetik.yang tidak dapat dilepaskan  satu sama lain karena mereka semua adalah bagian dari satu kesatuan yang totalitas atau menyeluruh.

Untuk memenuhi kebutuhanya manusia harus bekerja mengelola dan mengubah alam ini.maka pekerjaan adalah tanda bahwa manusia merupakan lain daripada binatang,ia makhluk yang bebas dan universal.alam beserta lingkungan dapat ditaklukanya dengan alat  yang dibuat oleh manusia itu sendiri.maka pekerjaan adalah tanda martabat manusia yang menciptakan sejarah dengan hasil pekerjaan nya sendiri.namun dalam perkembangan zaman masyarakat akibat adanya revolusi indsutri sehingga menimbulkan kelas Kapitalis maka setiap pekerjaan yang dilakukan manusia hanya ditentukan oleh sebuah komoditi uang dan untuk memuaskan para bos bos pemilik alat produksi itu yaitu kaum Kapitalis.sebagai akibat dari adanya kapitalisme itu sendiri munculah kelas yang baru yaitu kelas buruh.antara mereka berdua memiliki kepentingan yang saling berbeda,kaum kapitalis hanya ingin meningkatkan kapital nya secara banyak dan kaum Buruh ingin upah yang layak.akibat dari perbedaan kepentingan itu lahir lah sebuah pertentangan kelas.menurut pandangan Marx kelas pemilik produksi  dengan kepemilikanya dan kekuasaanya terhadap politik,ekonomi dan sosial dapat menindas dan merampas hasil kerja kaum Buruh melalu sistim kerja upahan.sedangkan kaum Buruh sebagai kelas yang ditindas hanya dijadikan sebagai alat produksi yang tidak memiliki kekuatan apapun oleh sebab itu kehidupan kaum buruh teralienansi atau terasing dari berbagai bidang kehidupan baik itu politik,ekonomi dan sosial.

Proses perkembangan kelas Kapitalis selanjutnya membuat kelas Buruh menjadi lebih berat penderitaanya.mereka bertambah miskin,sengsara,menderita dan jumlahnya makin bertambah banyak.mereka sadar bahwa kelas kapitalis tidak akan bisa menolong dan mengubah nasibnya.selama Kapitalisme masih bercokol,mereka akan tetap tertindas seperti dalil Karl Marx bahwa"Suatu Kelas tak akan rela menyerahkan kekuasaanya secara sukarela terhadap kelas yang lain".maka dari itu untuk mengakhiri penghisapan dan penindasan oleh kelas Kapitalis Kelas Proletar harus membebaskan diri mereka sendiri melawan kelas Kapitalism dan menghancurkan Kapitalisme melalui ajaran yang diajarkan oleh Marxisme yaitu Perjuangan kelas.


Menurut ajaran Marxis pertentangan kelas dalam zaman Kapitalisme antara kelas Kapitalis dan Proletariat tidak dapat diselesaikan dengan jalan damai.karena pertentagan itu bersifat Antagonis yaitu pertentangan yang tidak dapat dikompromikan karena kepentingan masing-masing pihak saling berlawanan dan bertolak belakang.kekuasaan Kapitalis tidak akan merelakan kekuasaan politik,ekonomi dan sosial diambil alih oleh kelas Proletar dan kelas Proletar juga tidak dapat mengubah nasibnya kecuali harus melawanya dengan kekuatan serentak yang satu padu menghajar jantung daripada Kapitalisme untuk merebut kekuasaan Politik,ekonomi dan sosialnya.perubahan ini menurut Karl Marx hanya bisa dilakukan dengan jalan Revolusi  yakni revolusi Kelas Proletar  terhadap kelas Kapitalis.lalu seiring dengan berjalanya perubahan itu  menuju kemenangan revolusi menurut ajaran Marxis Kelas Proletar harus mengambil alih kekuasaan Negara dan membentuk sebuah pemerintahan demokratis Kediktaturan Proletariat untuk menindas kelas Kapitalis dan melindngi serta membebaskan seluruh Massa Rakyat pekerja dari belengu eksploitasi kelas Kapitalis dan melenyapkan negara  itu.namun eksistensi Negara harus tetap ada selama Kelas-kelas masih ada dan Kapitalisme masih Bercokol di Dunia ini,Negara akan lenyap bila kelas-kelas dalam masyarakat sudah tidak ada lagi.Masyarakat tanpa kelas inilah yang oleh Karl Marx disebut Masyarakat Komunis,yaitu suatu sistim dimanaMasyarakat bisa mengembangkan dan mendayagunakan segenap kemampuan dan kekuatanya secara bebas sepenuhnya tanpa melanggar kebutuhan dasar masyarakat tersebut atau masyarakat yang menjadi asosiasi Produsen bebas diamana setiap orang bekerja menurut kemampuanya sendiri dan setiap orang memperoleh keperluan hidup menurut kebutuhanya.demikian tuliisan ini saya buat dan semoga tulisan ini dapat berguna bagi kita.

HIDUP REVOLUSI INDONESIA

SATU HATI,SATU PIKIRAN DAN SATU TUJUAN MEMBANGUN SOSIALISME KOMUNISME










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar