Sabtu, 24 Desember 2011

ESTETIKA MARXIS DIMATA PLEKHANOV,LENIN DAN TROTSKY






  OLEH:Muhammad Ariq Andarmesa

A.Marxisme dan Seni
Marxisme dan seni merupakan sebuah kesatuan yang berbeda sama sekali."apakah yang membuat suatu seni abadi terlepas dari historitasnya?"pertanyaan ini diajukan oleh Karl Marx dalam pendahuluanya karyanya yaitu "Kritik terhadap ekonomi politik"tahun 1859.seni menimbulkan masalah bagi marx dan penerusnya ketika memasukanya kedalam pandangan menyeluruh mereka tentang fenomena sosial dan historis.namun bagi Karl Marx  sebagai teoretisi  ia pertama tertarik pada filsafat dan kemudian pada politik beserta ekonomi.ia juga tertarik terhadap pertanyaan estetika sepanjang hidupnya,dia sempat berencana melakukan studi tentang seni religius dan romantisme.dia ingin sekali menulis suatu buku tentang Balzac setelah menyelesaikan Kapital nya.namun akibat kekurangan waktu rencana pembuatan buku itu tak kunjung usai.banyak dari pengikut Marx yang mencoba memberi interpretasi tentang doktrin Marxis yang berhubungan dengan nilai seni dan sastra diantaranya itu adalah Lenin,Plekhanov dan Trotsky.

B.Pandangan Lenin,Plekhanov dan Trotsky tentang sastra dan seni

1.Plekhanov(1856-1918)
Plekhaov adalah seorang Marxis Rusia,mentornya Lenin terdahulu,penerjemah Manifesto Komunis dan Seorang anggota Partai buruh sosial demokrat golongan Mensevik.menurut ia "Sastra dan seni adalah cermin dari kehidupan sosial".karena karya sastra dan seni berasal dari hubungan-hubungan sosial yang ada pada zamanya."setiap karya satra adalah ekspresi pada masanya",dan juga" seni dan sastra dapat berguna bagi revolusi proletar" tegas Plekhanov namun ia menolak untuk menjadikan seni dan sastra untuk melayani politik partai."estetika tidak memberikan perintah apapun kepada seni,estetika tidak berkata anda harus mengikuti aturan ini dan it.sestetika secara santun membatasi dirinya untuk mengamati bagaimana aturan dan model yang berlaku dalam suatu periode sejarah".


2.Lenin(1870-21 Januari 1924)
Lenin adalah seorang anggota partai buruh sosial demokrat Rusia,ia adalah yang membangun faksi bolsevik(mayoritas)dan ia juga yang memimpin revolusi Komunis pertama di Dunia yaitu Revolusi Oktober.nerneda dari sang mentor Plekhanov Lenin  dalam artikel nya yang berjudul Organisasi dan sastra partai yang ditulis pada tahun 1905.ia sangat mencela setiap aktivitas seni dan sastra yang tidak mempromosikan usaha partai.sastra menurutnya dapat mengisi suatu fungsi sosial"Sastra berfungsi menjadi suatu pedoman untuk tindakan revolusioner dengan membangkitkan, memilih arah dan meningkatkan semangat massa rakyat untuk menyadari terhadap keadaan realitas sosial yang sedang terjadi".dilihat dari sudut pandang ini Lenin membuat estetika marxis menjadi semacam teknologi indoktrinasi dan propaganda. tujuanya adalah untuk menjadikan bagaimana seni dan sastra dapat digunakan untuk mengendalikan dan meumbuhkan sikap politik.tetapi menurut N.Krupskaya istri dan rekan terdekat Lenin menyatakan bahwa tujuan dari tulisan lenin itu untuk memberikan pedoman bagi pers dan publikasi bagi partai.artikel tersebut tidak bermaksud untuk membatasi karya kreatif seni,lenin tetap menghormati para seniman-seniman borjuis lainya yang menggambarkan realitas sosial.


3.Leon Trotsky(1879-21 Agustus 1940)
Trotsky adalah seorang dari anggota faksi Bolsevik,teman terdekat Lenin walaupun sering berbeda pendapat,dan juga bekas pemimpin dari tentara merah uni Soviet.ia pengusung teori revolusi permanen yang dimusuhi oleh Stalin yang membangun teori Sosialisme satu negara.menurut Trotsky kebebasan seniman sangat penting ia memberikan kebebasantak terbatas.dalam bukunya sastra dan revolusi yang dipublikasikan pada tahun 1924,trotsky memberikan kebebasan kepada seniman dan sastrawan yang mau berkarya ke arah proletariat yang tampak atau tidak sama sekali.trotsky sangat berusaha melindungi hak-hak kebebasan untuk berkreatif secara total menyangkut bentuk dan isi dari suatu gangguan yang dogmatis.dia menyatakan dalam sastra dan revolusi"sama sekali tidak menyiratkan usaha untuk mengendalikan seni melalui  berbagai dekrit dan petunjuk,adalah tidak benar dalam masyarakat kita menggangap seni yang temanya tentang pekerjaan sebagai seni baru dan revolusioner.dan juga tidak masuk kepercayaan bahwa kita memaksa para penyair tanpa pilihan untuk tidak  menulis apapun selain cerobong asap pabrik atau pemberontakan terhadap kapitalisme".karena itu seni harus bebas dari pengaruh pengkultusan dan dogmatisme.


C.KESIMPULAN
Jadi meurut saya kita harus menyatu padukan antara kebebasan dan bimbingan dari partai dalam sebuah karya sastra dan seni.kita berikan kebebasan kepada para seniman dan sastrawan untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka sebebas mungkin namun dengan bahasa dan tata cara yang bersih.lalu kita juga harus tetap membimbing mereka untuk terus menggambarkan secara objektif tentang realitas sosial keadaan sekarang dimana kemiskinan serta kemelaratan yang mengikat Massa rakyat masih terlihat sangat kental di Dunia kita ini akibat ditindas dan dijajah  oleh Imperialisme dan Kapitalisme global yang merasuki setiap Negara-negara Dunia ketiga dalam bentuk Neo-Liberalisme sebuah sistem Kapitalisme tanpa sarung tangan yang busuk!!.para seniman dan sastrawan juga harus turut ikut dalam menyadarkan Massa rakyat akan hak-hak nya dan harus bisa menarik mereka untuk bergerak melawan dominasi dari para Neoliberal anak kandung dari Kapitalisme ini untuk membangun Masyarakat adil dan Makmur Indonesia berdasarkan ideologi perjuangan rakyat kita Pancasila dengan melanjutkan Revolusi Nasional Demokratis kita demi terwujudnya jalan bagi  Revolusi Sosialis Indonesia!!

HIDUP REVOLUSI INDONESIA

SATU HATI,SATU PIKIRAN  DAN SATU TUJUAN MEMBANGUN SOSIALISME KOMUNISME

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar